صحيح البخاري
Sahih al-Bukhari — Hadith 3440
Compiled by Imam al-Bukhari
Arabic Text
حَدَّثَنِي عُبَيْدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامٍ أَخْبَرَنِي أَبِي سَمِعْتُ مَرْوَانَ كُنْتُ عِنْدَ عُثْمَانَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ اسْتَخْلِفْ قَالَ وَقِيلَ ذَاكَ قَالَ نَعَمْ الزُّبَيْرُ قَالَ أَمَا وَاللَّهِ إِنَّكُمْ لَتَعْلَمُونَ أَنَّهُ خَيْرُكُمْ ثَلَاثًا
English Translation
Telah bercerita kepadaku ['Ubaid bin Isma'il] telah bercerita kepada kami [Abu Usamah] dari [Hisyam] telah mengabarkan kepadaku [bapakku]; aku mendengar [Marwan] berkata; "Aku berada dekat 'Utsman ketika ada seorang laki-laki datang kepadanya dan berkata; "Carilah pengganti". ['Utsman] bertanya; "Apakah dikatakan begitu?". Laki-laki itu menjawab;; "Ya, Az Zubair (orangnya). 'Utsman berkata; "Demi Allah, sungguh kalian mengetahui bahwa dia adalah orang terbaik diantara kalian". 'Utsman mengucapkannya tiga kali.
About Sahih al-Bukhari
Born
194 AH / 810 CE — Bukhara, Uzbekistan
Died
256 AH / 870 CE
Imam al-Bukhari dedicated 16 years to compiling Sahih al-Bukhari, selecting approximately 7,275 hadiths from over 600,000 narrations he examined. His strict conditions for accepting a hadith — requiring narrator continuity, reliable memory, and confirmed meeting between narrators — make it the most rigorously authenticated hadith collection in Islamic scholarship.
Imam al-Bukhari would perform ghusl and pray two rak'ahs before recording each hadith. Sahih al-Bukhari is universally regarded as the most authentic book after the Quran.
Hadith #3440 in Other Collections
Note: hadith numbers differ between collections — this links to the same number, not the same narration.
Related Islamic Tools
Source: api.hadith.gading.dev — Arabic text and English transliteration only. For full scholarly commentary, chain analysis, or legal rulings, consult a qualified Islamic scholar.