AuthenticHadith #15461,546 of 4,285

    سنن ابن ماجه

    Sunan Ibn Majah — Hadith 1546

    Compiled by Imam Ibn Majah

    Arabic Text

    حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا مُبَارَكُ بْنُ فَضَالَةَ حَدَّثَنِي حُمَيْدٌ الطَّوِيلُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَلَمَّا تُوُفِّيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ بِالْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَلْحَدُ وَآخَرُ يَضْرَحُ فَقَالُوا نَسْتَخِيرُ رَبَّنَا وَنَبْعَثُ إِلَيْهِمَا فَأَيُّهُمَا سُبِقَ تَرَكْنَاهُ فَأُرْسِلَ إِلَيْهِمَا فَسَبَقَ صَاحِبُ اللَّحْدِ فَلَحَدُوا لِلنَّبِيِّ

    English Translation

    Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hasyim Ibnul Qasim] berkata, telah menceritakan kepada kami [Mubarak bin Fadlalah] berkata, telah menceritakan kepadaku [Humaid Ath Thawil] dari [Anas bin Malik] berkata, "Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meninggal, di Madinah ada yang membuat liang lahad dan ada yang membuat lubang di tengah. Mereka mengatakan, "Kami minta kebaikan kepada Rabb kami, kami akan membiarkan mereka, yang kalah cepat dari keduanya maka kami akan meninggalkannya. " Akhirnya keduanya dibiarkan (beradu cepat dalam membuat lubang), lalu orang yang membuat liang lahad lebih dahulu, sehingga mereka membuatkan liang lahad untuk Nabi. "

    Share:

    About Sunan Ibn Majah

    Born

    209 AH / 824 CE — Qazvin, Iran

    Died

    273 AH / 887 CE

    Imam Ibn Majah compiled the last of the six major hadith collections (Kutub al-Sittah). He travelled widely to collect hadiths — through Iraq, Basra, Syria, Egypt, and Arabia. His collection contains unique narrations not found in the other five collections, though scholars note some weaker chains.

    Ibn Majah's collection was later added to the Kutub al-Sittah by Imam al-Maqdisi. It contains approximately 4,341 hadiths including narrations unique to this collection.

    Authentic4,285 hadithsBrowse all Sunan Ibn Majah

    Source: api.hadith.gading.devArabic text and English transliteration only. For full scholarly commentary, chain analysis, or legal rulings, consult a qualified Islamic scholar.