سنن النسائي
Sunan an-Nasa'i — Hadith 2672
Compiled by Imam an-Nasa'i
Arabic Text
أَخْبَرَنَا عِمْرَانُ بْنُ يَزِيدَ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعَيْبٌ يَعْنِي ابْنَ إِسْحَقَ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ ح و أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي حَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ مُجَاهِدٍ وَغَيْرِهِ عَنْ رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ الْعِرَاقِ يُقَالُ لَهُ شَقِيقُ بْنُ سَلَمَةَ أَبُو وَائِلٍ أَنَّ رَجُلًا مِنْ بَنِي تَغْلِبَ يُقَالُ لَهُ الصُّبَيُّ بْنُ مَعْبَدٍ وَكَانَ نَصْرَانِيًّا فَأَسْلَمَفَأَقْبَلَ فِي أَوَّلِ مَا حَجَّ فَلَبَّى بِحَجٍّ وَعُمْرَةٍ جَمِيعًا فَهُوَ كَذَلِكَ يُلَبِّي بِهِمَا جَمِيعًا فَمَرَّ عَلَى سَلْمَانَ بْنِ رَبِيعَةَ وَزَيْدِ بْنِ صُوحَانَ فَقَالَ أَحَدُهُمَا لَأَنْتَ أَضَلُّ مِنْ جَمَلِكَ هَذَا فَقَالَ الصُّبَيُّ فَلَمْ يَزَلْ فِي نَفْسِي حَتَّى لَقِيتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ هُدِيتَ لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَقَالَ شَقِيقٌ وَكُنْتُ أَخْتَلِفُ أَنَا وَمَسْرُوقُ بْنُ الْأَجْدَعِ إِلَى الصُّبَيِّ بْنِ مَعْبَدٍ نَسْتَذْكِرُهُ فَلَقَدْ اخْتَلَفْنَا إِلَيْهِ مِرَارًا أَنَا وَمَسْرُوقُ بْنُ الْأَجْدَعِ
English Translation
Telah mengabarkan kepada kami [Imran bin Yazid], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Syu'aib yaitu Ibnu Ishaq], ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Ibnu Juraij]. -Dan dari jalur periwayatan yang lain; - Telah mengabarkan kepadaku [Ibrahim bin Al Hasan], ia berkata; [Hajjaj], ia berkata; berkata [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepadaku [Hasan bin Muslim] dari [Mujahid] dan yang lainnya dari seseorang dari penduduk Iraq yang disebut [Syaqiq bin Salamah Abu Wail] bahwa terdapat seorang laki-laki dari Suku Taghlib yang dipanggil [Ash Shubai bin Ma'bad] dahulu ia adalah seseorang yang beragama nasrani kemudian masuk Islam. Lalu ia datang pada awal hajinya, ia mengucapkan talbiyah untuk melakukan haji serta umrah secara bersama-sama, maka ia juga bertalbiyah dengan keduanya secara bersama-sama. Lalu ia melewati Salman bin Rabi'ah serta Zaid bin Shuhan, kemudian salah seorang dari mereka berkata; sungguh engkau lebih sesat daripada untamu ini. Lalu Shubai berkata; senantiasa ada ganjalan dalam hatiku, hingga berjumpa dengan [Umar] bin Al Khathab lalu saya menyebutkan hal tersebut kepadanya. Lalu ia berkata; engkau telah mendapatkan petunjuk sesuai dengan sunah Nabimu shallallahu 'alaihi wasallam. Syaqiq berkata; saya dan Masruq bin Al Ajda' menemui Ash Shubai bin Ma'bad untuk mengingatkannya, sungguh kami telah menemuinya berulang kali bersama dengan Masruq bin Al Ajda'.
About Sunan an-Nasa'i
Born
215 AH / 829 CE — Nasa, Turkmenistan
Died
303 AH / 915 CE
Imam an-Nasa'i applied the strictest conditions of all Sunan compilers. He first wrote a larger collection (as-Sunan al-Kubra) then condensed it into al-Mujtaba. He was particularly rigorous in identifying weaknesses in narrator chains, resulting in a collection of very high reliability.
An-Nasa'i's conditions for accepting narrators were stricter than those of Abu Dawud and at-Tirmidhi, making al-Mujtaba one of the most critically refined of the Sunan collections.
Hadith #2672 in Other Collections
Note: hadith numbers differ between collections — this links to the same number, not the same narration.
Related Islamic Tools
Source: api.hadith.gading.dev — Arabic text and English transliteration only. For full scholarly commentary, chain analysis, or legal rulings, consult a qualified Islamic scholar.